OCEHAN DI WARUNG KOPI… TKSK DIMATA PEMERINTAH

Sedikit mengulas kembali kisah usang, TKSK dilahirkan dari rahim kementerian sosial pada tahun 2009, sebagai pengganti Pekerja Sosial Kecamatan. Setelah 6 tahun mengabdi, sedikit demi sedikit TKSK mendapatkan pengakuan atas fungsinya baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Hanya saja pengakuan itu belum mendapat pengakuan secara hukum kemana TKSK akan diarahkan.

Selama ini TKSK dengan Tupoksi seperti pegawai tapi masih di kategorikan kedalam Relawan. Sehingga menyebabkan nasib TKSK tergantung di awang-awang.

Ada beberapa hal yang patut dipertanyakan kepada pemerintah khususnya Kementerian Sosial yang ‘rahim’ nya telah melahirkan TKSK:

  1. Mengapa dalam kebijakan-kebijakannya, Kementerian Sosial lebih menilai tinggi secara materi kepada rekanan baik pada lembaga pemerintah lain seperti BPS dalam PBDT, maupun kepada rekanan swasta. Sementara untuk kebijakan-kebijakan yang memerlukan tenaga TKSK, hanya mampu menyediakan anggaran yang murah meskipun meriah? Apakah karena TKSK di beri gelar ‘Relawan’? ataukah TKSK hanya dianggap buruh kasar yang hanya dipanggil saat Kementerian sosial membutuhkan Tenaga? Sementara Dinas Sosial hampeir setiap hari membutuhkan tenaga TKSK.
  2. Sampai kapan gelar relawan itu di sandangkan tanpa ada kepastian sementara tupoksi yang dibebankan adalah tupoksi pegawai? Bedakah fungsi tugas TKSK di Dinas Sosial misalnya dengan Fungsi tugas Penyuluh Lapangan di Dinas Pertanian yang mendapatkan pengakuan status dan besaran honorarium yang jelas dari dinasnya?
  3. Apakah TKSK tidak bisa masuk kedalam ASN baik sebagai PNS atau pun Pekerja Kontrak (P3K)?

Sudah banyak TKSK yang mengajak untuk berdemonstrasi agar aspirasinya dapat didengar karena merasa tidak ada keterwakilan untuk menyampaikan aspirasinya seperti yang dilakukan oleh Penyuluh pertanian dan guru honorer. Tapi benarkah demonstrasi merupakan jalan satu-satunya untuk mendapat perhatian pemerintah? Semoga saja tidak.

Pos ini dipublikasikan di umum dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s