PENGENALAN JENIS-JENIS PMKS DAN PSKS PADA SISWA DALAM KEGIATAN LDKS

LDKSRemaja sebagai calon generasi penerus bangsa merupakan asset masa depan yang harus disiapkan, namun kenyataan yang ada , Remaja yang identik dengan krisis pencarian identitas, penuh pemberontakan dan gemar berekploitasi pada masa sekarang ini telah mengalami “Culture Shock” mulai mengarah pada pengaplikasian budaya modern secara membabi buta, sementara mental dan pengetahuan yang dimiliki belum mampu menjadi filter bagi masuknya budaya modern tersebut dan sebagai imbasnya muncul penyimpangan-penyimpangan perilaku di kalangan remaja.

Berbicara mengenai program pembinaan remaja, banyak hal yang bisa ditempuh untuk meningkatkan kualitas pribadi remaja. Menurut Ohovianus ( dalam Mahie dkk, 1992:38) usaha atau program pembinaan remaja sebagai berikut :
– Membina dan mengembangkan kegiatan generasi muda harus relevan dengan tujuan membangun sehingga mampu mengabdikan diri kepada masyarakat.
– Mengembangkan kebiasaan-kebiasaan pembinaan generasi muda untuk mampu menampung, melaksanakan, atau usaha pembinaan sesuai kebutuhan hakiki, minat dan aspirasinya.
– Meningkatkan mutu organisasi-organisasi melalui pelatihan kepemimpinan agar mampu menjadi wadah penyaluran aspirasi dan partisipasi media pembelajaran.

Hal itulah yang menginspirasi Kepala Sekola SMPS Prestasi Cikande Permai, Ahmad Saeful Rohman, yang sekaligus juga sebagai TKSK Cikande, untuk memasukan pengenalan jenis-jenis Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) sebagai bagian dari program kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS).
Hal ini bertujuan untuk:
1. Memberikan pemahaman kepada siswa agar terhindar dari prilaku menyimpang seperti narkoba, seks bebas dan lain-lain.
2. Memberikan wawasan kepada siswa tentang permasalahan sosial yang ada di masyarakat.
3. Menumbuh kembangkan jiwa sosial kepada siswa agar peduli terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitarnya.

Pada kegiatan LDKS yang bertempat di kawasan perkemahan Cirahab, Desa Curuggoong Kecamatan Padarincang tersebut, Kepala Sekolah SMP Prestasi Cikande Permai meminta kepada TKSK Padarincang dan TKSK Pabuaran sebagai narasumbernya.

Selain diberikan materi definisi PMKS dan PSKS, diberikan pula permainan yang bertujuan agar siswa lebih mudah menghafalkan 26 jenis PMKS dengan menyebutkan berbagai jenis PMKS dan sanksi berupa berakting sebagai salah satu PMKS.

Pos ini dipublikasikan di anak, umum dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s