LAGI, TKSK KABUPATEN SERANG BERAUDIENSI DENGAN DPRD KABUPATEN SERANG

Serang, 24 Mei 2012.

Tak dipungkiri,program kesejahteraan sosial (kesos),seperti pemberdayaan keluarga, IMG-20130523-00648kelembagaan sosial masyarakat, hingga keberadaan lembaga sosial lainnya,kerap kali tak maksimal pelaksanaannya. Begitu juga dengan TKSK. Sebab, tidaklah mudah bagi satu orang TKSK untuk menyosialisasikan kebijakan pemerintah terkait program kesos,apalagi menjadi fasilitator kelompok-kelompok masyarakat yang mengalami permasalahan sosial di kecamatannya masing-masing.
Permasalahan minimnya anggaran dana hingga kurangnya perhatian pemerintah daerah IMG-20130523-00656(pemda) terhadap keberlangsungan program kesos dan keberadaan TKSK ini dituding menjadi salah satu penyebabnya, meskipun untuk Provinsi Banten, Dinas Sosial dan Pemda Kabupaten Serang bisa disebut yang paling memperhatikan nasib TKSK-nya. Berangkat dari alasan tersebut, maka TKSK Kabupaten Serang, beserta Kabid Bina Potensi, Ibu Emma, dan staffnya, Bapak Pandi, melakukan audiensi kepada DPRD Kabupaten Serang.

Kedatangan TKSK dan perwakilan dari Dinas Sosial ini disambut hangat oleh Ketua DPRD IMG-20130523-00658Kabupaten Serang (Fahmi Hakim), wakil ketua (Ir. H. Gembong Sumadi), Ketua Komisi II, (Harry Ashary), dan anggota komisi II (Muhammad Dana, Damami dan Megahita).

Dalam pertemuan itu, Ketua DPRD Kabupaten Serang, Fahmi Hakim, menyatakan ”Saya sangat mengetahui bahwa rekan-rekan dari TKSK adalah individu-individu yang bertugas dalam bidang kemanusiaan. Meskipun kita tahu bahwa TKSK selama Ini berhadapan dengan berbagai kendala dalam melaksanakan tugasnya mengayomi kaum dhuafa dengan lingkup satu kecamatan, terutama terkendala dalam masalah dana operasional yang sangat minim. Mudah-mudahan hal ini dapat menjadi rekomendasi kepada bidang anggaran agar dapat lebih memperhatikan keberadaan TKSK”.

Senada dengan pernyataan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang, Ir. H. IMG-20130523-00649Gembong Sumadi, menyatakan “Selama ini Pemerintah Daerah pun merasa terbantu dengan keberadaan TKSK dalam rangka menggali permasalahan-permasalahan sosial yang ada di masyarakat untuk kemudian mencari dan merumuskan pemecahannya. Meskipun Alhamdulillah kondisi TKSK bisa dikatakan sedikit agak lebih baik bila di bandingkan dengan TKSK Kabupaten Lain di Provinsi Banten, tapi Kami akan terus berusaha untuk memperjuangkan nasib TKSK agar kinerjanya pun dapat meningkat lebih baik”.

Sementara itu, Ketua Komisi II, Harry Ashary, mengungkapkan bahwa kendala yang dialami oleh wakil rakyat dalam memperjuangkan TKSK adalah mencari formula yang tepat dalam penentuan Kode Rekening (Koring) nya. Agar jangan sampai terjadi benturan dengan peraturan yang berlaku.

Pos ini dipublikasikan di sosial, umum dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s