SOSIALISASI PERMENSOS NOMOR 03 TAHUN 2013

Pada tanggal 14 Mei 2013, Dinas Sosial Kabupaten Serang menyelenggarakan pelatihan bagi TKSK Kabupaten Serang yang dilaksanakan selama 3 hari dengan tema “PELATIHAN PEKERJAAN SOSIAL BAGI TKSK GUNA MENINGKATKAN PROFESIONALITAS DALAM PELAYANAN USAHA KESEJAHTERAAN SOSIAL DI KABUPATEN SERANG”. IMG-20130514-00552

Dalam kata-kata sambutan, Kadis Sosial Kabupaten Serang, Drs. Dadang Hermawan, menghimbau kepada seluruh TKSK Kabupaten Serang agar terus dapat meningkatkan kualitas kinerjanya, meskipun selama ini masih ada ketimpangan antara kewajiban TKSK dan hak yang diperolehnya. Akan tetapi hal tersebut tidak boleh menjadikan TKSK Kabupaten Serang berkecil hati karena selama ini Dinas Sosial Kabupaten Serang pun turut memperjuangkan hak TKSK, meskipun manusiawi bila TKSK mendapatkan hambatan dari diri sendiri, masyarakat, dan terutama keluarga karena tidak seimbangnya antara hak dan kewajiban TKSK. Namun diharapkan jiwa sosial yang selama ini ada terus dapat dipupuk dan dikembangkan.

IMG-20130514-00558Pada kesempatan tersebut juga hadir Ibu Neneng Tresnawati, Kasi TKSM Direktorat PKKS Kementerian Sosial RI, sebagai narasumber sosialisasi Permensos Nomor 03 tahun 2013 tentang TKSK, yang mengatur tugas dan kewajiban TKSK (tanpa menyebutkan gambaran hak yang diterima TKSK), dan tata cara serta syarat-syarat recruitment TKSK. Persyaratan untuk menjadi TKSK sebagaimana disebutkan dalam Pasal 9: Persyaratan untuk menjadi TKSK, meliputi :

a. usia minimal 25 (dua puluh lima) tahun;

b. bukan PNS atau TNI/Polri;

c. berdomisili dan memiliki Kartu Tanda Penduduk di wilayah kecamatan ditempat calon penugasan;

d. pendidikan minimal Sarjana Muda/Diploma IV/sederajat;

e. berbadan sehat;

f. berkelakuan baik;

g. berasal dari unsur anggota PSM, Karang Taruna, dan LKS;

h. dapat mengoperasikan komputer;

i. berpengalaman dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial sekurang-kurangnya selama 2 (dua) tahun terakhir; dan

j. diutamakan memiliki sarana transportasi. IMG-20130516-00563

Menanggapi keresahan TKSK yang sudah terbentuk namun tidak sesuai dengan persyaratan dalam pasal tersebut, Ibu Neneng mengutarakan, bahwa tidak menutup kemungkinan TKSK yang di bentuk pada tahun 2009 dapat kembali menjadi TKSK, selama kepala wilayah kecamatan setempat dan Dinas Sosial Kabupaten/Kota memandang potensi dan kinerja selama ini cukup baik, hanya saja beliau menganjurkan untuk kecamatan-kecamatan yang selama ini belum ada TKSK nya (TKSKnya masih di danai APBD) agar melakukan perekrutan sesuai persyaratan yang tercantum dalam Permensos tersebut.

Pos ini dipublikasikan di sosial, umum dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

6 Balasan ke SOSIALISASI PERMENSOS NOMOR 03 TAHUN 2013

  1. Ping balik: TANGGAPAN TERHADAP PERMENSOS NOMOR 03 TAHUN 2013 TENTANG TKSK | bilixsosialserang

  2. thosdison berkata:

    Smoga Kemensos dapat menyeimbangkan Tugas dan Hak TKSK

  3. asep s berkata:

    saya warga masyarakat cibatu garut ,apakah ada peluang untuk mengajukan beberapa kegiatan yang berkaitan dengan program tksk dan apakah bisa menjadi sekaligus tksk

  4. asep s berkata:

    Apakah bisa untuk menjadi tksk di kabupaten garut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s