KILAS BALIK PERJALANAN TKSK DI KABUPATEN SERANG DARI TAHUN 2009-2013

TKSK Kabupaten Serang, sebagaimana TKSK di kabupaten lain, dibentuk dan dikukuhkan sejak tahun 2009. Tidak  dipungkiri bahwa hampir semua TKSK di semua daerah termasuk di Kabupaten Serang merasa kecewa saat mengetahui bahwa TKSK hanya mendapatkan tali asih atau biaya operasional yang minim, tanpa mendapatkan honor. Hal tersebut menimbulkan berbagai respon dari para TKSK. Ada yang menjadikannya sebagai motivasi untuk giat memenuhi kewajiban mereka dengan harapan mereka bisa mendapatkan honor tambahan dalam pendampingan sosial, ada juga yang menjadi acuh tak acuh pada tugas dan tanggung jawab mereka sebagai TKSK karena tugas dan tanggung jawab TKSK sangat tidak sesuai dengan apa yg mereka peroleh. Sehingga akhirnya sebagian TKSK lebih terfokus pada pekerjaan yang dirasakan lebih mencukupi dalam pemenuhan kewajiban mereka terhadap keluarga.

Begitupula yang terjadi di Kabupaten Serang. Pada kurun waktu tahun 2009 hingga tahun 2011, keberadaan TKSK kurang dikenal bukan hanya oleh Pemda, bahkan di Dinas Sosial Kabupaten Serang sendiri diibaratkan bagai anak ayam yang kehilangan induk. Tugas-tugas pendampingan sosial yang di harapkan bisa menjadi penghasilan tambahan bagi TKSK lebih banyak di limpahkan kepada unsur PSKS yang lain yang lebih familiar di Dinas Sosial seperti dari unsur yayasan sosial, PSM, dan lain-lain. Hal ini mengakibatkan mayoritas TKSK di Kabupaten Serang menjadi patah arang. Meskipun pada saat itu TKSK Kabupaten Serang tetap mendapat perhatian dengan adanya bantuan ATK berupa kertas HVS, bolpoint, dan sebagainya.

Hingga kemudian di bentuklah Forum Komunikasi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (FK-TKSK) Kabupaten Serang  pada tahun 2010 sebagai wadah komunikasi TKSK Kabupaten Serang dalam berbagi informasi, berbagi pengalaman, saling mensupport dan memotivasi, juga sebagai wadah dalam perjuangan untuk memperoleh perhatian pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Sejak tahun 2010, TKSK Kabupaten Serang melalui FK-TKSK Kabupaten Serang telah melakukan audiensi dengan Bupati Serang sebagai upaya agar Pemda Kabupaten Serang mengetahui keberadaan TKSK, mengetahui tugas dan tanggung jawab TKSK dengan harapan agar mendapatkan perhatian dalam kesejahteraanya pula. Tapi hasil audiensi tersebut tidak menghasilkan sebagaimana yang diharapkan, dikarenakan kurangnya persiapan dan belum ada bukti nyata kinerja TKSK, selain itu juga dinsos belum memperkenalkan TKSK kepada pemda. Bahkan mengakibatkan terjadinya kesalah pahaman dengan Bidang Potensi di Dinsos Kabupaten Serang yang menaungi TKSK karena kurangnya komunikasi.

Pada antara tahun 2010 hingga 2011 TKSK Kabupaten Serang mulai diberdayakan oleh Dinsos Kabupaten Serang, dalam Bidang Rehabilitasi Sosial, meskipun baru sekedar dalam pendataan sedangkan untuk pendampingan sosialnya msh belum mengoptimalkan keberadaan TKSK,  Kasi Kecacatan Ibu Budi lah yang saat itu mulai menggunakan tenaga TKSK sebagai pendamping sosial. Sementara di dua kabupaten/kota dari 8 kabupaten/kota yang ada di provinsi Banten telah mulai mendapatkan perhatian dari pemdanya, TKSK Kabupaten Serang masih terus berusaha dikenal dan di perhatikan oleh Pemda terutama diakui oleh Dinsos Kabupaten Serang lewat kerja keras.

Mulai sejak akhir tahun 2011 hingga 2012 TKSK di Kabupaten Serang mulai mendapatkan angin segar dengan mulai dirangkulnya TKSK oleh Bidang Kesejahteraan Sosial di bawah pimpinan Pak Wawan dan staffnya Pak Adi Priyatno, Bidang inilah yang mula-mula mengoptimalkan kehadiran TKSK sebagai ujung tombak Dinas Sosial Kabupaten Serang. Hal ini dibuktikan dengan himbauan Pak Adi saat acara sosialisasi Kelompok Usaha Bersama yang diselenggarakan di Kecamatan Pamarayan . Beliau menyatakan bahwa Dinas Sosial tidak akan menerima proposal dari manapun bila tanpa diketahui dan ditandatangani oleh TKSK kecamatan setempat. Sejak saat itulah kehadiran TKSK mulai populer khususnya dengan kegiatan yang diselenggarakan dalam Bidang Kesejahteraan Sosial, karena ibu Iin sebagai Kabid Kessos yang barupun tetap mempertahankan hal itu hingga kini.

Dalam kurun tahun yang sama, kehadiran  ibu Euis sebagai Kasi Kelembagaan di bidang potensi Dinsos Kabupaten Serang saat itu semakin membawa angin segar bagi TKSK. Keterbukaan beliau dalam mendengarkan keluh kesah TKSK Kabupaten Serang membangkitkan semangat baru bagi TKSK Kabupaten Serang untuk beraudiensi dengan Komisi II, DPRD Kabupaten Serang. Setelah terlebih dahulu berkomunikasi dengan Pak Adi dan Ibu Euis tentang konsep yang akan dijadikan pegangan dalam beraudiensi.

Pada saat awal berhadapan dengan Komisi II DPRD Kabupaten Serang, para wakil rakyat di Komisi II tersebut tertarik dengan TKSK dan permasalahannya karena menurut penuturan mereka selama ini Dinas Sosial sendiri belum pernah memperkenalkan apa dan siapa TKSK itu sehingga yang mereka ketahui hanya pendamping PKH saja karena merekalah yang lebih sering dipopulerkan oleh Dinas Sosial. Dan hasil dari audiensi tersebut sangat menggembirakan. Dengan seiringnya langkah perjuangan TKSK Kabupaten Serang bersama Dinsos Kabupaten Serang, maka pada bulan Juni 2012, 22 TKSK dari APBN mendapatkan netbook. Disusul tidak lama kemudian 7 TKSK yang dibiayai APBD pada anggaran perubahan.

Sejak saat itu TKSK Kabupaten Serang mulai diakui eksistensinya oleh Pemda, hingga akhirnya pada awal tahun 2013 kembali mendapatkan perhatian dengan bantuan transport dan ATK kembali dengan langkah-langkah yang harmonis antara TKSK Kabupaten Serang dan Dinsos Kabupaten Serang melauikongkow 2pemberian netbukkongkow 1pa adi saat jadi relawan TRC KSA Kasi Kelembagaan pengganti Ibu Euis, yaitu Ibu Yayu.

Pos ini dipublikasikan di sosial dan tag , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke KILAS BALIK PERJALANAN TKSK DI KABUPATEN SERANG DARI TAHUN 2009-2013

  1. arief candra berkata:

    mari kita jaga bersama rasa saling membutuhkan dan keharmonisan ini,,ayo kita tinggalkan Tahun 2014 dengan senyum kita sambut Tahun 2015 dengan semangat,, TKSK Kabupaten Jaya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s